Informasi

Daftar Tempat Wisata Di Bali Yang Tidak Boleh Dikunjungi Saat Haid

Bali atau dikenal dengan wisata alam, religi, hiburan yang tiada duanya sehingga dikunjungi jutaan wisatawan setiap tahunnya, apa saja tempat wisata di bali yang tidak boleh dikunjungi saat haid?

Namun, jika anda baru pertama kali berkunjung ke bali, ada baiknya mencari tahu terlebih dahulu apa saja yang boleh dan apa saja yang dilarang. 

Rekomendasi Tempat Wisata Di Bali Yang Tidak Boleh Dikunjungi Saat Haid?

Agar liburan selama di bali jauh lebih tenang dan terbebas dari masalah yang mungkin terjadi, simak tempat wisata di bali yang tidak boleh dikunjungi saat haid.

  1. Pura Lempuyang

Selain dikenal sebagai tempat foto yang instagramable, pura lempuyang juga menjadi tempat suci bagi masyarakat hindu di bali. Oleh karena itu, keberadaan pura ini sangat dijaga oleh masyarakat di bali.

Saat berkunjung ke pura lempuyang, setiap pengunjung diwajibkan untuk mematuhi segala peraturan dan pantangan yang dibuat berdasarkan kepercayaan masyarakat setempat, agar menjaga kesucian kawasan pura. Dapatkan voucher hotel di bali dengan harga terjangkau namun kualitasnya nomor 1 disini.

Salah satu pantangan saat mengunjungi pura lempuyang adalah wanita haid tidak boleh masuk ke dalam kawasan pura lempuyang. Ketentuan ini termasuk candi di bali lainnya. Larangan ini tidak hanya berlaku untuk wanita hindu, tetapi berlaku untuk semua wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Hal ini membuat banyak wisatawan khususnya mancanegara merasa kecewa bahkan menganggap larangan tersebut sebagai diskriminasi terhadap perempuan. Berdasarkan kepercayaan masyarakat, semua pura merupakan tempat paling suci untuk memuja ida sang hyang widhi wasa (tuhan yang maha esa).

Sedangkan darah haid dianggap kotor dan dapat merusak kesucian kawasan pura. Wanita yang sedang mengalami haid disebut sebagai orang yang sedang mengalami cuntaka. Cuntaka adalah masa atau keadaan yang tidak suci, baik jasmani maupun rohani menurut pandangan agama hindu. Tempat wisata di bali yang tidak boleh dikunjungi saat haid ini harus kalian perhatikan.

Situasi ini membuat orang tidak diperbolehkan memasuki kawasan tempat suci, baik itu pura maupun merajan. Selain haid, ada beberapa penyebab seseorang (baik perempuan maupun laki-laki) bisa mengalami cuntaka, antara lain:

Related Post
  • Ada anggota keluarga atau kerabat yang meninggal, biasanya berlangsung sekitar 12 hari.
  • Wanita yang baru melahirkan, biasanya berlangsung selama 42 hari.

Selain hal di atas, masih ada penyebab lain yang bisa membuat seseorang mengalami cuntaka. Cuntaka ini hanya bersifat sementara, waktu penyelesaiannya berbeda-beda tergantung penyebabnya. Beberapa penyebab cuntaka dapat dihilangkan dengan memercikkan tirta (air suci).

Jadi, dapat disimpulkan bahwa peraturan larangan memasuki kawasan pura pada masa cuntaka tidak hanya berlaku bagi perempuan yang sedang haid, tetapi juga laki-laki yang baru saja kehilangan anggota keluarga.

2. Pantai Pandawa

Ternyata ada larangan berenang bagi wanita yang sedang menstruasi di pantai pandawa, bali. Larangan itu tidak dibuat sembarangan, dan sebenarnya juga berlaku untuk pantai-pantai di seluruh bali. Apa alasannya?

Pertama, setiap pantai di bali pasti ada pura. Jadi, pantai itu termasuk kawasan yang disakralkan karena ada pura sebagai tempat suci. Masyarakat bali sebenarnya menganggap gunung, sungai, danau, pantai dan laut sebagai tempat yang disakralkan. 

Khusus untuk pantai, merupakan tempat masyarakat bali mengadakan upacara melasti dan berdoa sebelum perayaan nyepi. Untuk itu ada larangan berenang bagi wanita yang sedang haid di pantai bali. Iya sama aturan di pura atau di masjid, wanita yang sedang haid dilarang masuk. Tempat wisata di bali yang tidak boleh dikunjungi saat haid ini harus kalian hindari.

Bukan berarti dengan adanya larangan tersebut, wanita yang sedang haid tidak boleh sama sekali pergi ke pantai. Menurut andrian, wanita yang sedang menstruasi tetap bisa berwisata ke pantai. Mereka masih bisa duduk di atas pasir atau bersantai selama tidak masuk ke dalam air.

Aturan larangan berenang bagi wanita yang sedang menstruasi sebenarnya berlaku di setiap pantai di bali. Hanya saja, hanya pantai pandawa yang memiliki papan peringatan. Demikian ulasan yang bisa kami sampaikan mengenai tempat wisata di bali yang tidak boleh dikunjungi saat haid, semoga bermanfaat.

Baca Juga: 5 Tempat Wisata Bali Mirip Luar Negeri

Peter

Recent Posts

5 Strategi Efektif untuk Menangani Rasa Kantuk

Apakah Anda sering merasa kantuk di tengah hari, saat bekerja, atau bahkan saat berkendara? Rasa…

3 hari ago

10 Film yang Diperankan Ma Dong Seok, Aktor Film Aksi Asal Korea!

Kita akan membahas film Ma Dong-Seok atau film yang diperankan Ma Dong Seok; aktor film…

2 bulan ago

Mencari Rumah di Serpong Harga 150 Juta: Mungkinkah?

Rumah di Serpong Harga 150 Juta - Serpong, sebuah kawasan di Tangerang Selatan, dikenal sebagai…

2 bulan ago

Eksplorasi Game Offline Seru untuk Remaja: Mengapa Mereka Layak Dicoba?

Portal Berita Game Indonesia - Dalam era teknologi modern ini, game telah menjadi bagian tak…

3 bulan ago

Koin Ungu Higgs Domino Untuk Apa? Yuk Kita Cari Tahu

Higgs Domino, sebagai salah satu permainan domino online yang populer, terus memikat jutaan pemain dengan…

4 bulan ago

10 Ucapan dan Doa untuk Orang Berangkat Haji Mabrur

Ucapan dan doa untuk orang berangkat haji mabrur merupakan ekspresi bahagia atas diberikannya kesempatan naik…

6 bulan ago